Optimalisasi Alsintan Solusi Permanen Tingkatkan Pendapatan Pra Sejahtera

Update Tanggal : 23 May 2018 , Biro Humas dan Informasi Publik

news

Bondowoso, 22 Mei 2018 - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan, banyak manfaat yang diperoleh dari penggunaan alat mesin pertanian (alsintan)., salah satunya menekan biaya produksi.

"Menekan biaya produksi 40 persen. Yang biasa (biaya) panen manual Rp 2 juta per hektar,  dengan teknologi hanya Rp 1 juta," ujarnya saat meninjau lokasi optimalisasi pemanfaatan alsintan di Desa Tenggarang, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso, Jawa Timur, Selasa (22/5/2018).

Penyusutan hasil panen (losses) sebesar 10 persen pun bisa "ditarik kembali". Yang dulu sia-sia di lapangan, bisa kita ambil. Nilainya Rp 28 triliun," jelasnya.

Indeks Pertanaman pun akan meningkat. Soalnya, sejak olahan lahan hingga panen, waktunya lebih singkat. Dari hitungan hari menjadi jam. "Bisa tanam tiga kali dalam satu tahun. Artinya, peningkatan pendapatan petani bisa tiga kali lipat," katanya.

Alsintan ini pun mendorong generasi muda terjun ke sektor pertanian. Soalnya, mekanisasi pertanian mengubah pandangannya soal bertani. "Dulu petani (disebut) miskin, kumuh. Sekarang sejahtera," tegasnya.

"Dia bisa olah tanah, tanam, panen sambil telepon pacarnya. Ini mengubah mindset," lanjut Amran.

Apalagi, pendapatan dari jasa penyewaan alsintan cukup menggiurkan. Sekira Rp 3 juta - Rp 4 juta per hari. "Sebulan Rp 90 juta. Dua kali lipat dari gaji menteri. Pasti generasi muda mau," ucapnya yakin.

Dengan memaksimalkan inovasi, ungkap Amran, Indonesia bisa swasembada dan mengekspor sejumlah komoditas ke mancanegara. "Jadi, pertanian bisa menjadi solusi permanen untuk saudara-saudara kita yang masih prasejahtera," tutupnya.

Berita Lainnya

+ ARSIP BERITA

BEM se-Indonesia Bangga Dengan Kinerja Kementan
30/05/2018
news

Jakarta, 30 Mei 2018 – Menteri Pertanian  (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengadakan pertemuan dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian seluruh Indonesia….

Perlancar Distribusi, 6 Kapal Khusus Ternak Mulai Beroperasi Tahun ini
30/05/2018
news

Jakarta (30/05/2018), Untuk memperlancar distribusi ternak dari daerah produsen ke daerah konsumen, saat ini enam (6) kapal khusus ternak siap beroperasi melayani pengangkutan ternak.….

Bedah Kemiskinan dan Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan

Mentan Luncurkan Program BEKERJA di Jawa Timur

Tidak Ingin Petani Miskin, Mentan BEKERJA

Optimalisasi Alsintan Solusi Permanen Tingkatkan Pendapatan Pra Sejahtera

Andi Amran Sulaiman "Bangga dengan 5 Pejabat Kementan yang Berani Tolak Suap"

Padu Satu Kementerian Pertanian Percepat Proses Izin Usaha

Keroyok Distribusi Cabai dan Bawang, 5 Pelaku Usaha Bermitra Petani